Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ciamis melaksanakan pertemuan rutin TP PKK Bulan Oktober 2024, bertempat di Aula PKK Kabupaten Ciamis

Dalam sambutannya di pertemuan rutin TP PKK Kabupaten Ciamis Ny. Yulia Sutisna mengatakan bahwa kesehatan merupakan salah satu modal penting untuk menciptakan bangsa yang kuat dan produktif.
"Bangsa yang sehat bukan berarti tidak ada yang sakit, melainkan dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat meminimalisir angka prevalensi kesakita pada masyarakat"
"Salah satu masalah terbesar pada masyarakat kita adalah masih adanya kebiasaan buang air sembarangan yang disertai berbagai alasan, mulai dari kurangnya akses terhadap fasilitas (BAB), jauh dari sumber air, kemampuan ekonomi yang belum memadai untuk membuat jamban sehat maupun alasan lainnya"
Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis juga mengunkapkan bahwa hal tersebut harus menjadi perhatian kita, apalagi pada saat ini Kabupaten Ciamis tengah berupaya menjadi salah satu Kabupaten Sehat, sehingga berbagai indikator yang termasuk di dalamnya harus dapat terpenuhi, salah satu diantaranya adalah sudah hilangnya kebiasaan buang air besar sembarangan di masyarakat.

"Salah satu dampak dari kebiasaan BAB sembarangan ini, terutama pada anak adalah mereka rawan terkena stunting bahkan beresiko kematian. Hal ini diakibatkan sanitasi yang buruk dapat menyebabkan diare dan infeksi berulang yang mempengaruhi penyerapan nutrisi sehingga terjadi malnutrisi pada anak"
"Oleh karena itu, sebagai satu elemen dalam pembangunan masyarkat, sudah sepantasnya, anggota dan Kader PKK di setiap jenjang ikut berpartisipasi untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut melalui berbagai cara, seperti sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran mengenai bahaya dan dampak kebiasaan BAB sembarangan serta mendorong masyarakat untk memiliki jamban sehat, baik milik pribadi maupun jamban komunal. Hingga saat ini, Open Defecation Free (ODF) Kabupaten Ciamis baru mencapai 84% sehingga kita harus bekerja keras agar target ODF 100% di akhir tahun 2024 dapat tercapai" Tutup Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis