KONDISI GEOGRAFIS DESA
- Letak dan Luas Wilayah
Desa Panjalu menurut letak geografis terletak antara 7°9’ - 7°17’’ Lintang Selatan dan 108°4’ - 108°21’ Bujur Timur, dengan batas wilayah sebagai berikut :
- Sebelah Utara : Desa Bahara dan Hujungtiwu Kecamatan Panjalu
- Sebelah Selatan : Desa Kertamandala & Mandalare Kecamatan Panjalu
- Sebelah Barat : Desa Payungsari dan Desa Banjarangsana Kecamatan Panumbangan
- Sebelah Timur : Desa Ciomas dan Maparah Kecamatan Panjalu
Luas wilayah Desa Panjalu 906,96 Ha, yang terdiri dari :
- Tanah Sawah : 110,34 Ha
- Tanah Darat : 796,62 Ha
- Iklim
Curah hujan di wilayah Desa Panjalu tiap tahunnya mulai turun pada Bulan Oktober dengan curah hujan sebesar 3.800-4000 mm. Curah Hujan mulai meninggi setelah Bulan Januari, sedangkan musim kering dimulai setelah memasuki Bulan Juli. Jumlah hari hujan terbanyak 144 hari. Temperatur berkisar antara 19°- 25° Celcius. Kelembaban Relatif rata-rata pertahun sekitar 82 %. Angin yang lebih kuat adalah yang berasal dari tenggara dan bervariasi dari Barat ke Selatan, ke Timur sepanjang Bulan Januari-Maret, dengan memiliki kecepatan angin 4-5 knot . Pada bulan Juli hingga September mempunyai kecepatan tinggi.
- Jenis Tanah
Penanganan lingkungan merupakan hal yang perlu mendapat perhatian penting dalam pelaksanaan pembangunan suatu kondisi kawasan. Kesalahan perencanaan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang menyebabkan terjadinya suatu kerusakan lahan, kemorosotan kesuburan dan menghilangkan sumber air. Hal ini berkaiatan dengan potensi lahan dan kesuaian tentang keadaan jenis tanah. Berdasarkan Peta Jenis Tanah, keadaan tanah di Desa Panjalu termasuk tipe jenis tanah latosol coklat kemerahan dan latosol coklat podsolik merah kekuningan.
- Topografi
Dilihat dari permukaan laut, letak Desa Panjalu berada pada ketinggian rata-rata 732 m dpl. Kondisi topografi adalah topografi datar sampai berombak, dengan kemiringan rata-rata sebagai berikut :
- 0 – 8 % (rata) : 50 %
- 8 – 15 % (berbukit) : 30 %
- 15 % - up (bergunung) : 20 %
- Vegetasi
Jenis vegetasi yang berada di wilayah Desa Panjalu, penyebarannya adalah sebagai berikut :
- Kawasan Cagar Alam Nusa Gede, jenis vegetasi didominasi dengan vegetasi hutan alam mulai tumbuhan tingkat bawah hingga pohon-pohonan;
- Kawasan Wisata Situ Lengkong Panjalu, jenis vegetasinya meliputi paris, damar, pinus, katapang, nyamplung, mahoni, plamboyan, dan lain-lain;
- Kawasan Tanah Kas Desa ( kuburan, pengangonan, hutan desa), jenis vegetasinya meliputi angsana, mahoni, damar, pinus, manglid, albazia, aprika, rotan dan lain-lain);
- Kawasan Pemukiman, jenis vegetasinya meliputi tanaman buah-buahan, mahoni, manglid, albazia, cengkih, kelapa, pisang, singkong dan lain-lain.
- Kawasan Hutan/Kebun Rakyat, vegetasinya meliputi manglid, mahoni, albazia, singkong, pisang, cengkih dan lain-lain.
- Hidrologi dan Hidrogeologi
Desa Panjalu dilewati beberapa anak sungai yaitu diantaranya sungai Cipamotet yang mengalir dari Situ Ciater melewati Dusun Pabuaran, Cimendong, Cukangpadung, Sriwinangun dan bersatu dengan Sungai Ciwalen selanjutnya bermuara di Sungai Citanduy. Selanjutnya yang berasal dari Gunung Syawal melewati Dusun Paricariang dan bersatu dengan Sungai Ciwalen . Yang termasuk ke dalam lingkup hidrologi adalah air tanah. Sumber Air tanah terdiri mata air dan sumur gali. Sumber air yang terdapat di Desa Panjalu bersumber dari sekitar kawasan Situ Lengkong yang digali/dibor.
- Geologi
Jenis bebatuan yang terdapat di Desa Panjalu adalah aluvial yang terdiri dari lempung, lanau, pasir, kerikil, kerakal dan bongkah dari batuan dan batuan hasil Gunung Api Tua Syawal yang terdiri dari breksi gunung api, breksi aliran tupa dan lava bersusun andesit hingga basalit.
- Penggunaan Lahan (Land Use)
Luas Desa Panjalu sekitar 906,257 Ha dengan penggunaan lahan sebagaimana berikut :
|
No |
Penggunaan Lahan |
Satuan |
Jumlah |
|
1 |
Tanah Sawah |
Ha |
110,340 |
|
2 |
Tanah Darat |
Ha |
751,845 |
|
|
a.Pekarangan/Bangunan/Emplasemen |
Ha |
110,760 |
|
|
b. Tegal/Kebun |
Ha |
31.760 |
|
|
a. Ladang/Tanah Huma |
Ha |
465.000 |
|
|
d. Pengangonan |
Ha |
32 |
|
3 |
Tanah Basah |
Ha |
85,5 |
|
|
a. Danau Situ Lengkong |
Ha |
70 |
|
|
b. Situ Ciater |
Ha |
3.5 |
|
|
b. Balong/Empang |
Ha |
12 |
|
4 |
Tanah Hutan |
Ha |
15 |
|
|
a. Hutan Konsevasi |
Ha |
|
|
|
b. Hutan Pelestarian Alam (Cagar Alam) |
Ha |
15 |
|
5 |
Tanah Perkebunan Rakyat |
Ha |
7,5 |
|
6 |
Tanah Keperluan Fasilitas Umum |
Ha |
34,25 |
|
|
a. Lapangan Olah Raga |
Ha |
3 |
|
|
b. Taman Rekreasi |
Ha |
1.75 |
|
|
c. Jalu Hijau (Jalan) |
Ha |
2 |
|
|
d. Pemakaman/Kuburan |
Ha |
27.5 |
|
7 |
Tanah Keperluan Fasilitas Sosial |
Ha |
7 |
|
|
a. Mesjid/Mushola/Langgar |
Ha |
2 |
|
|
b. Sarana Pendidikan |
Ha |
5 |